Ticker

6/recent/ticker-posts

Ini Dampak Terlalu Sering Binge-Watching. Hati-hati, ya!

Punya kebiasaan nonton maraton atau binge-watching? Mengasyikkan memang, namun Anda harus lebih berhati-hati jika sudah ketagihan binge-watching karena memiliki efek buruk untuk kesehatan, terutama kesehatan mental. Anda juga akan lebih suka menyendiri dan menghabiskan waktu seharian di kamar tanpa bersosialisasi keluar rumah bahkan dengan orang rumah. Parahnya lagi, malah membuat Anda lebih mudah diserang penyakit berbahaya seperti jantung, misalnya. Jika Anda memiliki asuransi syariah yang bisa dicek di laman https://www.allianz.co.id/produk/asuransi-syariah tentu tidak masalah karena Anda bisa menggunakannya ketika sakit. Bagaimana jika tidak?


Untuk itu, mulailah mengurangi aktivitas binge-watching jika Anda tidak mau mengalami bahaya-bahaya yang ditimbulkan akibat terlalu sering melakukannya. Berikut daftarnya:

1.      Gelisah dan depresi.

2.      Tahukah Anda, binge-watching ternyata dapat menyebabkan kegelisahan dan depresi, loh. Menurut sebuah penelitian, terlalu sering menonton maraton membuat seseorang berisiko tinggi mengalami depresi sekaligus kegelisahan. Penyebabnya, tentu saja karena isolasi diri yang dilakukan ketika Anda menonton. Tidak hanya masalah psikis, kondisi fisik juga akan turut terganggu jika Anda memiliki kebiasaan menonton maraton tersebut.

3.      Mengganggu hubungan sosial dengan orang lain.

4.      Kebiasaan nonton maraton juga dapat mengganggu hubungan sosial Anda dengan orang lain. Anda akan semakin membatasi diri untuk berinteraksi dengan orang lain karena menganggapnya buang waktu. Dan yang lebih parah, Anda akan lebih mudah tersinggung ketika disuruh untuk berhenti menonton. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda malah mulai berbohong pada orang lain untuk menutupi rasa yang muncul akibat terlalu sering binge-watching tersebut.

5.      Menjadi kecanduan.

6.      Mengutip laman klikdokter.com, ketika seseorang sedang menyukai sesuatu maka otak biasanya akan memproduksi dopamin. Dopamin merupakan zat kimia dalam tubuh yang membangkitkan rasa gembira, bahagia, dan senang. Pelepasan dopamin ini biasanya dapat memicu perasaan senang layaknya sedang mengonsumsi obat-obatan. Sama halnya ketika Anda nonton maraton, otak Anda akan terus memproduksi dopamin dan membuat Anda menjadi semakin kecanduan untuk menonton film maupun drama kesayangan.

7.      Risiko kenaikan berat badan dan obesitas.

8.      Menonton maraton biasanya akan lebih seru jika ditemani dengan camilan, terutama camilan yang tinggi kalori seperti fast food dan lain sebagainya. Jika Anda mengonsumsinya secara terus-menerus dan tetap duduk selama berjam-jam tentu bisa mengakibatkan kenaikan berat badan bahkan bisa memicu obesitas.

Ternyata, banyak sekali ya dampak buruk yang ditimbulkan jika terlalu sering nonton maraton. Yuk, mulai sekarang kurang aktivitas tersebut dan alangkah lebih baik melakukan hal-hal yang lebih bermakna, seperti berkumpul dengan keluarga, misalnya.

Atau, jika tetap ingin menonton, coba lakukan beberapa tips berikut:

-          Batasi jumlah episode yang ditonton.

-          Batasi durasi waktu menonton.

-          Seimbangkan kegiatan menonton dengan aktivitas lainnya

-          Pilih camilan yang lebih sehat ketika menonton

-          Menontonlah bersama keluarga tercinta

Semoga artikel di atas bermanfaat!

Posting Komentar

0 Komentar