Ticker

6/recent/ticker-posts

7 Cara Packing Barang Elektronik Bagi Para Seller

Jasa kirim barang saat ini sedang banyak dicari oleh para penjual yang tengah aktif melakukan bisnis online. Ada banyak sekali barang yang harus dikirimkan dan setiap barang akan memerlukan jenis packing berbeda. Misalnya, pakaian bisa dipacking dengan cara sederhana menggunakan plastik saja. Namun, akan sangat berbeda dengan barang elektronik.


Barang elektronik seperti handphone akan memerlukan packing khusus agar tidak mengalami kerusakan di tengah jalan. Sebagai seller harus memperhatikan hal ini dengan baik agar pembeli tidak merasa kecewa saat menerima barang yang dikirimkan.

Cara Packing Barang Elektronik

Untuk menjaga kualitas barang elektronik kiriman Anda agar bisa sampai ke tangan pembeli dalam keadaan sempurna dibutuhkan packing yang tepat. Berikut adalah 7 cara packing barang elektronik untuk meminimalkan masalah saat pengiriman:

1.     Gunakan Kardus Sesuai Ukuran

Ketika mengirimkan barang elektronik Anda harus menyesuaikan kardus pengiriman dengan ukuran barang. Jika ukuran kardus terlalu besar maka gunakan kertas untuk mengganjal bagian yang kosong. Sebab bagian kosong akan mudah sobek saat terhimpit selama pengiriman.

2.     Gunakan Bubble Wrap

Beberapa jasa kirim barang akan mengirimkan barang sesuai dengan yang dikirimkan penjual, tanpa menambahkan packing tambahan. Untuk itu Anda harus mengamankan barang kiriman sendiri. Caranya dengan menggunakan bubble wrap.

Bubble wrap merupakan gelembung plastik jamak yang dapat digunakan untuk membungkus barang elektronik agar tetap aman walau terjadi benturan saat pengiriman. Dengan demikian, konsumen akan menerima barang elektronik yang dikirimkan dalam kondisi prima.

3.     Gunakan Peti Kayu

Untuk pengiriman barang elektronik berukuran besar, seperti laptop, televisi, atau barang lainnya, Anda bisa menggunakan peti kayu. Peti kayu akan memberikan perlindungan terbaik dari benturan benda kayu. Anda dapat membeli peti kayu atau membuat peti kayu dengan menyesuaikan ukuran barang yang dikirim.

4.     Gunakan Styrofoam

Styrofoam memiliki ukuran lebih besar dan bentuknya lebih kokoh sehingga Anda bisa menggunakannya untuk melakukan pengiriman barang elektronik karena akan lebih melindungi kiriman daripada kardus biasa.

5.     Packing Serapi Mungkin

Membuat kiriman di-packing serapi mungkin akan membuat kiriman Anda tidak mudah rusak saat pengiriman. Rapikan pembungkus dan ketatkan dengan presisi. Untuk bagian luar gunakan isolasi pada seluruh lapisan luar pembungkus. Hal ini dapat melindungi kiriman dari air sehingga keamanan barang elektronik di dalamnya tetap terjaga.

6.     Tambahkan Label Barang Mudah Pecah

Anda juga harus menambahkan stiker atau label yang menandakan barang kiriman berisi sesuatu yang mudah pecah. Label fragile ini banyak dijual di pasaran, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah. Bisa juga meminta pada jasa pengiriman, biasanya jasa pengiriman menyediakan stiker fragile untuk membantu pengirim yang tidak memilikinya.

 

Adanya label fragile akan membuat kurir berhati-hati saat membawa dan mengirimkan paket Anda karena mengetahui isinya merupakan barang mudah pecah.

7.     Gunakan Layanan Jasa Pengiriman Terpercaya

Langkah terakhir adalah memilih jasa pengiriman terpercaya. Untuk ini Anda dapat melihat dari kredibilitas layanan tersebut, bagaimana penanganan terhadap kiriman, dan melihat apakah banyak komplain dari pengguna jasanya atau tidak. Apabila Anda menemukan hal-hal kurang bagus sebaiknya pastikan dahulu apakah benar atau tidak.

 

Dengan memilih layanan terpercaya Anda akan mendapatkan kualitas terbaik dalam pengiriman barang dan memastikan konsumen puas dengan barang yang dibeli.

Dalam melakukan packing barang elektronik banyak hal yang harus diperhatikan. Terutama agar membuat barang yang dikirimkan tetap aman dan dapat sampai dengan kondisi sempurna. Selain itu, menggunakan jasa kirim barang yang terpercaya akan memastikan Anda memperoleh jaminan keamanan sampai barang berada di tangan konsumen.

Posting Komentar

0 Komentar